Pembiayaan Pemilikan Rumah (PPR) merupakan salah satu produk utama perbankan syariah yang memerlukan sistem analisis kelayakan yang komprehensif guna meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kelayakan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan pembiayaan PPR pada Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu, serta mengkaji penerapan prinsip manajemen keuangan dan manajemen risiko dalam praktik pembiayaan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan studi lapangan selama periode Maret–Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses analisis kelayakan PPR dilaksanakan secara sistematis melalui lima dimensi penilaian yang mencakup karakter nasabah, kapasitas membayar, modal, agunan, dan kondisi ekonomi (pendekatan 5C). Pengecekan riwayat kredit melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) terbukti menjadi instrumen kritis dalam mitigasi risiko gagal bayar. Ketelitian verifikasi dokumen merupakan determinan kualitas analisis pembiayaan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa implementasi prinsip kehati-hatian (prudential banking) yang terstruktur secara signifikan mendukung kualitas keputusan pembiayaan dan keberlanjutan kinerja bank syariah.
Copyrights © 2026