Jambe: Jurnal Sejarah Peradaban Islam
Vol. 8 No. 1 (2026): JAMBE: Jurnal Sejarah Peradaban Islam

TRADISI BETANGAS MENGGUNAKAN SEREH WANGI SEBAGAI WARISAN MASYARAKAT MELAYU DI DESA KEMUNING MUDA

Anggini Istikhomah (UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)



Article Info

Publish Date
27 Jan 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tradisi betangas menggunakan sereh wangi sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Melayu di Desa Kemuning Muda. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif etnobotani melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan kunci seperti tetua adat dan perempuan yang pernah melakukan betangas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa betangas merupakan ritual pra-pernikahan yang berfungsi sebagai pembersihan fisik, persiapan mental, serta simbol penyucian diri calon pengantin. Sereh wangi (Cymbopogon nardus) digunakan sebagai bahan utama karena aromanya yang harum serta dipercaya memiliki khasiat antiseptik,menyegarkan tubuh, dan menghilangkan bau badan. Tradisi ini juga mengandung nilai sosial dan spiritual yang memperkuat ikatan komunitas serta menjaga kesinambungan adat. Namun, modernisasi menyebabkan generasi muda mulai meninggalkan praktik ini. Oleh karena itu, dokumentasi tradisi betangas penting dilakukan sebagai upaya pelestarian pengetahuan lokal dan warisan budaya takbenda masyarakat Melayu.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

tamaddun

Publisher

Subject

Description

Jambe :Jurnal Sejarah Peradaban Islam terbit dua kali dalam satu tahun (Januri dan Juli). Pertama kali terbit tahun 2019 dan merupakan kumpulan hasil karya dosen, sejarawan, peneliti dengan lingkup kajian Sejarah dan budaya Islam, karena itu menjadi wadah perkembangan ilmu sejarah dan peradaban ...