Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh Deferred Tax Expenses, Thin Capitalization, dan Profitabilitas terhadap Tax Avoidance pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2021 hingga 2023. Data sekunder diperoleh melalui pendekatan kuantitatif dari laporan keuangan tahunan 47 perusahaan yang diamati. 8 perusahaan dipilih melalui teknik purposive sampling. Software EViews digunakan untuk melakukan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap Tax Avoidance. Sebaliknya Deferred Tax Expenses, Thin Capitalization secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Tax Avoidance. Secara bersamaan, ketiga variabel independen tersebut berkontribusi sebesar 78,3% terhadap Tax Avoidance. Hasil ini mendorong otoritas untuk memperketat pengawasan terhadap ketidaksesuaian aturan pajak di sektor perbankan.
Copyrights © 2026