Studi ini berfokus pada pengujian kembali sejumlah determinan yang diduga memengaruhi minat karier mahasiswa akuntansi di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya kecenderungan mereka untuk memasuki profesi konsultan pajak. Variabel-variabel yang diuji mencakup penghargaan finansial, pertimbangan pasar kerja, persepsi mahasiswa, serta pengetahuan perpajakan. Secara metodologis, penelitian ini bertumpu pada paradigma kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS 26. Sumber data bersifat primer, diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan secara tatap muka maupun daring melalui platform grup WhatsApp, dengan total 391 responden. Hasil analisis memberikan bukti empiris bahwa penghargaan finansial, pertimbangan pasar kerja, persepsi mahasiswa, dan pengetahuan perpajakan secara konsisten berkontribusi positif dalam membentuk minat mahasiswa akuntansi di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menjadikan konsultan pajak sebagai pilihan karier profesional mereka.
Copyrights © 2026