Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science)
Vol. 14 No. 1 (2026): Maret

Pengaruh Larutan Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia cattapa) dengan Dosis Berbeda terhadap Penetasan Telur Ikan Patin Strain Pustina (Pangasionodon hypophthalmus)

Shecy Gabrilea L. Tobing (Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau)
Netti Aryani (Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau)
Nuraini Nuraini (Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau)



Article Info

Publish Date
15 Mar 2026

Abstract

Ikan patin strain pustina merupakan ikan yang dihasilkan berdasarkan varietas baru pada tahun 2009 dengan strain pertumbuhan cepat. Salah satu komoditas unggulan yang digemari masyarakat karena bernilai ekonomis dan kaya kandungan protein. Tingginya permintaan mempengaruhi usaha budidaya ikan patin, sehingga dibutuhkan benih yang berkualitas, pertumbuhan cepat, dan tahan terhadap penyakit. Daya rekat telur yang dimiliki menjadi faktor kegagalan dalam usaha budidaya, maka dilakukan perendaman telur menggunakan larutan penghilang daya rekat yaitu larutan ekstrak daun ketapang, karena efektif dari bahan lain, mudah didapat dan bernilai ekonomis. Penelitian dilaksanakan April 2025 di Laboratorium Pembenihan dan Pemuliaan Ikan, Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh penggunaan larutan ekstrak daun ketapang dengan dosis berbeda terhadap penetasan telur ikan patin strain pustina, serta mendapatkan dosis yang optimal. Metode yang digunakan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0 (Kontrol), P1 (1 mL), P2 (2,5 mL), dan P3 (5 mL) dengan Larutan Ekstrak Daun Ketapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman telur ikan patin strain pustina pada larutan ektrak daun ketapang dengan dosis bebeda selama 15 menit menghasilkan perlakuan terbaik pada P3 (larutan ekstrak daun ketapang 5 mL) dengan daya rekat telur yang tidak menempel 88,26 %, angka pembuahan telur 92,40 %, angka penetasan telur 78,31 %, dan kelulushidupan larva 96,25 %. Perkembangan embriogenesis, telur menetas pada waktu 24 jam 06 menit.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JIPAS

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemistry Environmental Science Immunology & microbiology

Description

Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) memiliki ruang lingkup seperti bidang biologi, fisika dan kimia perairan, pemanfaatan hasil perairan, teknologi di bidang penggalian dan pemanfaatan potensi sumber daya kelautan, konservasi sumber daya kelautan, perencanaan pengembangan wilayah perairan dan ...