Ikan Baung termasuk dalam salah satu jenis ikan komoditas lokal yang memiliki potensi untuk dibudidayakan karena nilai ekonominya yang tinggi. Penggunaan pakan dalam budidaya perlu di efisiensikan untuk dapat mengoptimalkan hasil produksi. Salah satu upaya dari kemampuan dalam mencerna pakan adalag dengan menambahkan probitiok probio-7 dalam pakan. Penelitian ini bertujuan unruk mengetahui dosis terbaik penambahan probiotik probio-7 terhadap ikan baung (Hemibagrus nemurus) dalam sistem resirkulasi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2025 di Laboratorium Teknologi Budidaya Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dosis probiotik probio-7 (0;8;10;12 ml/kg pakan) dan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuham bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, efisiensi pakan, rasio konversi pakan, kecernaan pakan, kelulushidupan. Hasil menunjukkan bahwa penambahan probiotik probio-7 dengan dosis 12 ml/kg pakan yang menghasilkan pertumbuhan bobot mutlak 8,60 gram, pertumbuhan panjang mutlak 5,79 cm, laju pertumbuhan spesifik 3,82%, efisiensi pakan 95,36%, rasio konversi pakan 1,04, kelulushidupan 98,66% dan kecernaan pakan 69%.
Copyrights © 2026