Hiperemesis gravidarum tingkat II merupakan komplikasi mual dan muntah berlebihan pada kehamilan yang dapat menyebabkan dehidrasi sedang, ketonuria, dan gangguan aktivitas ibu. Prevalensi kasus di Kota Medan mencapai 35% dari total ibu hamil dengan komplikasi kehamilan. Tujuan melaksanakan asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum tingkat II menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP. Metode studi kasus dengan pendekatan Continuity of Care pada Ny. S usia 26 tahun G5P4A0 di PMB Bd. Juniarsih, S.Keb, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, sejak Juli 2025 hingga Januari 2026. Data dikumpulkan melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil setelah asuhan berkelanjutan selama lima kunjungan ANC, keluhan mual muntah berkurang, kondisi ibu membaik, dan persalinan berlangsung spontan dengan bayi lahir sehat (Apgar 10, BB 3.100 gram). Kesimpulan asuhan kebidanan berkelanjutan berbasis 7 langkah Varney efektif meningkatkan kondisi ibu dan janin serta mencegah komplikasi hiperemesis gravidarum tingkat II.
Copyrights © 2026