Penelitian ini bertujuan untuk memahami budaya komunikasi organisasi dalam pola interaksi antara pimpinan dan karyawan di surat kabar Radar Jogja, khususnya pada situasi komunikasi yang telah melibatkan diskusi namun masih menunjukkan dominasi pimpinan dalam pengambilan keputusan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap tiga informan yang mewakili level direktur, manajer, dan staf. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi di Radar Jogja bersifat terbuka secara struktural namun masih dipengaruhi oleh hierarki organisasi dan budaya ewuh-pekewuh, sehingga karyawan cenderung berhati-hati menyampaikan pendapat dalam forum formal. Manajer berperan penting sebagai penghubung komunikasi antara pimpinan dan karyawan, sementara budaya kolegial yang kuat turut mendukung keharmonisan hubungan kerja di lingkungan redaksi.
Copyrights © 2026