Timbulan sampah plastik yang tinggi di ruang publik memicu fragmentasi menjadi mikroplastik yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Kurangnya literasi dan praktik pemilahan sampah memperburuk situasi ini, sehingga edukasi lingkungan di ruang publik seperti Car Free Day (CFD) sangat diperlukan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi dan persepsi peserta terhadap kegiatan edukasi Kegiatan dilakukan menggunakan metode penyuluhan partisipatif di CFD Kota Malang dengan melibatkan 31 responden Seluruh responden (100%) berhasil menjawab post-test dengan benar dan rerata skor simulasi praktik pemilahan mencapai 96,77. Evaluasi penerimaan juga menunjukkan respons sangat positif Pendekatan edukasi interaktif terbukti memberikan pemahaman yang baik mengenai pemilahan sampah dan bahaya mikroplastik di masyarakat.
Copyrights © 2026