Air akan menjadi sumber masalah dalam area penambangan, sehingga perlu dilakukan penanganan yang baik agar tidak mengakibatkan kerugian bagi perusahaan dan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah pompa yang dibutuhkan dan waktu kerja pompa pada area penambangan nikel laterit di morowali Sulawesi tengah. Metode yang dipakai yaitu mine dewatering system. Pengamatan di lapangan terlihat adanya catchment area yang luas dan berada di sekitar pit penambangan dengan luasan 37,6Ha. Curah hujan rata-rata maksimum pada lokasi penelitian yaitu 23,82 mm/hari. Curah hujan rencana diambil periode ulang dua tahun sebesar 22,74 mm/hari dan intensitas hujan terbesar 7,88 mm/jam. Besarnya curah hujan maksimal bulanan pertahun yaitu 1.286,00 mm sehingga diketahui besarnya air limpasan yang akan masuk ke sump 483,56 m3/bulan atau 17,26 m3/hari dengan ketentuan 1 bulan sama dengan 28 hari. Kemampuan pompa berdasarkan head total pompa 48,67 m, dan kemampuan hasil koreksi pompa yaitu 0,15 m3/detik. Dibutuhkan empat pompa dengan jenis yang sama dengan waktu kerja efektif 8,5 jam/hari. Debit air yang akan masuk ke dalam parit 0,47 m3/detik dan parit yang akan dibuat harus mampu mengalirkan air, maka parit dibuat berbentuk trapesium. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa dibutuhkan 4 unit pompa yang bekerja selama 8,5 jam perhari, dan dibuatkan kolam pengendapan untuk penetralan air.
Copyrights © 2016