Pengelolaan modal kerja dan optimalisasi pendapatan sangat krusial bagi bisnis ritel dalam mempertahankan profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja dan pendapatan usaha terhadap laba bersih pada PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk periode 2018–2025. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder laporan keuangan triwulanan. Sampel diambil menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui korelasi Pearson, uji hipotesis (uji t dan uji F), serta koefisien determinasi (R2). Hasil pembahasan menunjukkan secara parsial (uji t), modal kerja (X1) berhubungan positif sangat rendah dan tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih (r = 0,018), sedangkan pendapatan usaha (X2) berpengaruh positif sangat kuat dan signifikan (r = 0,901). Secara simultan (uji F), modal kerja dan pendapatan usaha berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan kontribusi koefisien determinasi (R2) sebesar 84%, sementara 16% sisanya dipengaruhi faktor di luar model. Kesimpulannya, pendapatan usaha merupakan pendorong utama laba bersih perusahaan dibandingkan pengelolaan modal kerja.
Copyrights © 2026