Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal

Kajian Perbandingan Kinerja Seismik Bangunan L2 Lantai Dengan Dan Tanpa Bracing Tipe X Menggunakan Analisis Pushover

Farrand, Arvino (Unknown)
Ari Wibowo (Unknown)
Retno Anggraini (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

ABSTRAK Indonesia berada pada jalur cincin api Pasifik sehingga memiliki risiko seismik tinggi, sehingga bangunan bertingkat di wilayah rawan gempa seperti Jakarta Selatan perlu dirancang dan dievaluasi secara cermat terhadap beban lateral gempa. Salah satu strategi peningkatan kinerja seismik bangunan beton bertulang adalah penambahan elemen bracing baja untuk meningkatkan kekakuan lateral dan mereduksi deformasi struktur. Penelitian ini membandingkan kinerja seismik bangunan beton bertulang 12 lantai tanpa bracing dan dengan penambahan bracing tipe X dalam enam variasi perletakan (V1–V6), menggunakan metode pushover berbasis ATC-40 (Capacity Spectrum Method) mengacu pada SNI 1726:2019, dengan pemodelan pada perangkat lunak ETABS. Parameter kinerja yang dievaluasi meliputi kurva kapasitas, pembentukan sendi plastis, kurva ADRS, performance point, tingkat kinerja struktur, eksentrisitas massa, rasio ketidakberaturan torsi, dan simpangan antar lantai. Hasil menunjukkan penambahan bracing tipe X secara umum meningkatkan kinerja seismik bangunan: rasio ketidakberaturan torsi arah Y menurun dari 1,124 menjadi 1,043 (Variasi 1), simpangan antar lantai maksimum arah Y menurun dari 51,53 mm menjadi 32,88 mm, gaya geser dasar pada performance point meningkat ±58,95% (13.952,63 kN menjadi 22.178,81 kN), dan periode efektif berkurang dari 3,33 detik menjadi 2,017 detik — mengindikasikan struktur yang lebih kaku dan responsif terhadap gempa. Variasi 3 dieliminasi karena rasio ketidakberaturan torsinya melebihi batas 1,2 sesuai SNI 1726:2019 Kata kunci: bracing, bracing tipe X, analisis pushover, kinerja seismik, ATC-40, SNI 1726:2019, ETABS, performance point  

Copyrights © 2026