Journal of Demography, Etnography, and Social Transformation
Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation

NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL TRADISI BAKAR KEMENYAN DI MASJID GUDANG BULOH KEBUPATEN NAGAN RAYA

Ahmad Nubli Gadeng (Department of Geography Education, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University, Indonesia.)
Nya’k Rima Tirta Hussada (Department of Geography Education, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University, Indonesia.)
Daska Azis (Department of Geography Education, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University, Indonesia.)
Ruliani Ruliani (Department of Geography Education, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi bakar kemenyan di Masjid Gudang Buloh, Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi berbagai aktivitas masyarakat dalam menjalankan tradisinya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tradisi bakar kemenyan ini mengandung nilai-nilai kearifan lokal seperti spiritual, sosial, dan budaya yang sangat kental. Secara spiritual, tradisinya menggambarkan keyakinan masyarakat terhadap kekuatan doa dan ikhtiar, terutama dalam konteks pelaksanaan nazar. Secara sosial, tradisinya menjadi media penguat solidaritas dan keharmonisan antar warga karena dilaksanakan secara kolektif dan melibatkan banyak pihak. Sementara secara budaya, tradisinya merefleksikan adanya akulturasi antara nilai-nilai Islam dengan adat istiadat lokal yang sudah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh, khususnya di Nagan Raya. Meskipun menghadapi tantangan dari sebagian kalangan, khususnya generasi muda yang mulai mempertanyakan relevansi tradisi ini, serta adanya anggapan tradisi ini mengandung unsur kesyirikan, masyarakat tetap mempertahankannya. Upaya pelestariannya dilakukan melalui pendekatan edukatif, dakwah moderat, serta pewarisan nilai-nilai budaya dari generasi ke generasi. Disimpulkan tradisi bakar kemenyan di Masjid Gudang Buloh merupakan bagian penting dari warisan budaya lokal yang perlu dijaga keberlangsungannya sebagai identitas masyarakat yang religius dan berakar pada kearifan lokal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

demos

Publisher

Subject

Humanities Environmental Science Social Sciences

Description

Focus and Scope: Demographical components (fertility, mortality, mobility), Population dynamics System dynamic analysis in demography, etnography, or social transform Examines and analyses the issues in societies, Analysis of population study seen from both the quantity and the quality. Human ...