Penelitian ini membahas implementasi port knocking pada perangkat Mikrotik RouterOS sebagai mekanisme penguatan keamanan jaringan. Port knocking digunakan untuk menyembunyikan port layanan penting dengan cara memberikan akses hanya setelah urutan port tertentu berhasil dipanggil oleh pengguna yang sah. Metode ini terbukti mampu menurunkan potensi akses ilegal dan meminimalkan percobaan intrusi yang umum terjadi pada jaringan publik maupun semi publik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konfigurasi port knocking dapat berjalan stabil tanpa memberikan dampak signifikan terhadap performa jaringan. Latensi, throughput, dan ketersediaan layanan tetap berada pada batas toleransi operasional, sehingga metode ini layak diterapkan dalam lingkungan nyata. Pada studi kasus Taman Margasatwa Ragunan, sistem mampu meningkatkan tingkat keamanan akses perangkat jaringan sekaligus mempertahankan kemudahan penggunaan oleh administrator. Berdasarkan temuan tersebut, port knocking dinilai efektif dan efisien sebagai lapisan keamanan tambahan untuk mencegah serangan tidak sah pada infrastruktur jaringan di area semi publik seperti Taman Margasatwa Ragunan. Metode ini dapat diterapkan dengan tingkat kompleksitas yang rendah serta memberikan manfaat signifikan dalam menjaga integritas jaringan.
Copyrights © 2025