Perkembangan ekonomi global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tingkat ketidakpastian yang semakin tinggi akibat dinamika geopolitik, perubahan kebijakan perdagangan, serta fluktuasi harga komoditas energi. Kondisi ini menuntut organisasi dan negara untuk mengembangkan strategi adaptif dalam menghadapi potensi disrupsi ekonomi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ekonomi global pada periode pra-konflik di kawasan Teluk serta implikasinya terhadap pengambilan keputusan strategis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis data sekunder yang bersumber dari berbagai indikator ekonomi global, seperti World Policy Uncertainty Index, pertumbuhan ekonomi global, dinamika perdagangan internasional, serta pergerakan harga energi dan inflasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum potensi konflik di kawasan Teluk, ekonomi global telah berada dalam kondisi yang relatif rentan yang ditandai oleh meningkatnya ketidakpastian kebijakan ekonomi, perlambatan pertumbuhan ekonomi di beberapa negara utama, serta meningkatnya tekanan inflasi global. Kondisi tersebut memperkuat pentingnya penerapan manajemen strategi yang adaptif, penguatan manajemen risiko, serta peningkatan kapabilitas organisasi dalam menghadapi ketidakpastian lingkungan bisnis. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi organisasi dan pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan analisis geopolitik dan ekonomi global dalam proses perencanaan strategis guna menjaga keberlanjutan kinerja organisasi.
Copyrights © 2026