Penelitian ini menguji keterkaitan antara kinerja ekonomi, ukuran perusahaan, dan nilai pasar pada emiten makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama 2020-2024. Nilai pasar perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV), kinerja ekonomi diwakili Return on Assets (ROA), sedangkan ukuran perusahaan dihitung melalui logaritma natural total aset. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data panel dengan sumber data sekunder dari laporan tahunan dan informasi pasar yang tersedia untuk publik. Sampel ditentukan secara purposive dan menghasilkan 10 perusahaan, sehingga diperoleh 50 observasi perusahaan-tahun. Pengujian dilakukan dengan EViews 12 melalui tahapan statistik deskriptif, pemilihan model, uji asumsi, serta estimasi regresi panel. Hasil Uji Chow dan Uji Hausman mengarahkan pemilihan Fixed Effect Model sebagai model estimasi. Temuan empiris menunjukkan bahwa ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap PBV. Ukuran perusahaan juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap PBV. Secara simultan, kedua variabel independen mampu menjelaskan perubahan nilai perusahaan secara signifikan, dengan R-squared sebesar 0,950645. Hasil ini mengindikasikan bahwa kemampuan menghasilkan laba dan kapasitas aset menjadi informasi penting yang diperhatikan pasar dalam menilai emiten makanan dan minuman. Temuan penelitian memberikan implikasi bahwa peningkatan nilai perusahaan perlu diarahkan pada penguatan profitabilitas, pemanfaatan aset yang produktif, serta pertumbuhan skala usaha yang efisien.
Copyrights © 2026