Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian metode perhitungan harga pokok produksi (HPP) yang diterapkan UMKM Ayam Geprek 88 Merah Ijo di Kabupaten Muaro Jambi dengan kaidah akuntansi biaya yang terstandar. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah ketidaklengkapan komponen biaya dalam kalkulasi HPP yang dilakukan secara informal oleh pemilik usaha, sehingga berpotensi menghasilkan harga jual yang tidak mencerminkan biaya sesungguhnya dan mengikis profitabilitas jangka panjang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa metode eksisting UMKM hanya memperhitungkan sebagian bahan baku dan biaya operasional tunggal (gas), mengabaikan biaya tenaga kerja implisit, penyusutan aset, sewa lokasi tersirat, dan seluruh komponen overhead tetap.
Copyrights © 2026