Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pandemi COVID-19 terhadap kinerja keuangan dan kinerja pasar pada perusahaan ritel, pariwisata, kesehatan, dan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan dan data pasar saham periode sebelum, selama, dan sesudah pandemi (2017–2025). Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling, mencakup perusahaan dari empat sektor dengan total 40 perusahaan sebagai sampel. Kinerja keuangan diukur melalui rasio profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan aktivitas. Sementara itu, kinerja pasar diukur melalui price earnings ratio. Analisis data dilakukan dengan uji Repeated Measures ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas antar periode. Kinerja pasar juga menunjukkan adanya perbedaan antar periode, mencerminkan perubahan persepsi investor terhadap prospek perusahaan selama krisis. Kesimpulan penelitian ini bahwa pandemi COVID-19 memberikan dampak terhadap kinerja keuangan dan kinerja pasar perusahaan ritel, pariwisata, kesehatan, dan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Copyrights © 2026