Belajar adalah kegiatan yang dilakukan seseorang untuk mencapai kompetensi yang diinginkan. Praktikum adalah salah satu bentuk pembelajaran yang bertujuan melatih keterampilan klinis mahasiswa. Metode pembelajaran praktikum semakin beragam seiring dengan kondisi lingkungan, seperti situasi pandemi Covid-19. Metode pembelajaran daring kurang efektif dibanding belajar luring, tetapi beberapa metode efektif yang bisa diberikan, salah satunya adalah metode pembelajaran blended learning dan flipped learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran praktikum dengan menggunakan metode blended learning dan flipped learning terhadap hasil pembelajaran praktikum. Desain penelitian ini adalah desain kuasi-eksperimental dengan populasi yaitu mahasiswa keperawatan kelas A sebanyak 39 orang untuk penerapan flipped learning dan kelas B sebanyak 39 orang untuk penerapan blended learning. Sampel yang diambil yaitu total sampel. Pengumpulan data dengan cara observasi berdasarkan daftar tilik praktik, Hasil menunjukkan rerata pretest dan posttest pada pembelajaran blended learning yaitu 52,25 dan 85,95 sedangkan rerata pretest dan posttest pada pembelajaran flipped learning yaitu 52,48 dan 63,26. Hasil olah data menggunakan independent sample t-test menunjukan bahwa metode blended learning lebih efektif dengan nilai P < 0,001. Metode blended learning dapat digunakan sebagai metode pembelajaran praktis bagi mahasiswa sebagai alternatif metode pembelajaran yang digunakan dalam situasi pandemi.
Copyrights © 2026