Pendidikan Agama Kristen (PAK) kontemporer menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan transmisi pengetahuan tradisional dengan pengembangan kompetensi abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas integrasi Project-Based Learning (PBL) dan kepemimpinan transformatif mahasiswa dalam mentransformasi pembelajaran Sekolah Minggu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang mengimplementasikan Model Integrasi Progresif Tridharma Perguruan Tinggi. Kegiatan dilaksanakan di Jemaat GKI Efata Puyoh Besar, Klasis Sentani, melibatkan 16 mahasiswa, 38 anak Sekolah Minggu, dan 2 guru pendamping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berhasil mengatasi kelesuan metode konvensional dengan meningkatkan partisipasi aktif dan antusiasme anak-anak secara signifikan. Mahasiswa bertindak sebagai fasilitator yang menerapkan dimensi Idealized Influence dan Individualized Consideration, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini memfasilitasi transfer pengetahuan kepada guru Sekolah Minggu setempat mengenai strategi pembelajaran interaktif. Kesimpulannya, integrasi PBL yang difasilitasi melalui kepemimpinan transformatif mahasiswa terbukti efektif dalam mentransformasi pembelajaran Sekolah Minggu menjadi lebih partisipatif, relevan, dan memberdayakan.
Copyrights © 2026