Proses Capital Expenditure (CAPEX) merupakan salah satu aktivitas penting dalam pengelolaan investasi aset tetap pada perusahaan jasa pertambangan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan permasalahan berupa tingginya lead time registrasi aset tetap yang menyebabkan saldo Construction in Progress (CIP) tetap outstanding, sehingga berdampak pada keterlambatan kapitalisasi aset, kurang optimalnya pengendalian administrasi aset, serta menurunkan efektivitas penyajian informasi aset tetap. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengendalian Construction in Progress (CIP) melalui implementasi mekanisme monitoring pada proses Capital Expenditure (CAPEX) di salah satu perusahaan jasa pertambangan di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi proses bisnis, identifikasi permasalahan menggunakan gap analysis, penyusunan alternatif solusi, implementasi Report Waiting CAPEX berbasis web dan Alert Notification System, serta evaluasi terhadap hasil implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mekanisme monitoring yang diterapkan mampu meningkatkan visibilitas status penyelesaian aset, mempercepat penyampaian informasi kepada pihak terkait, memperkuat koordinasi antarunit kerja, serta membantu mempercepat proses registrasi aset tetap. Selain itu, implementasi program memberikan dampak positif terhadap peningkatan efektivitas pengendalian Construction in Progress, pengurangan keterlambatan penyelesaian administrasi aset, serta mendukung pengelolaan aset tetap yang lebih tertib, akurat, dan tepat waktu.
Copyrights © 2026