Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Cilacap selama rentang waktu 2022–2024. Penelitian mengenai kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia sebagian besar masih berfokus pada analisis rasio tunggal atau rentang waktu yang singkat, sehingga terdapat kesenjangan dalam penilaian multidimensional dan longitudinal atas kesehatan fiskal. Studi ini menjawab kesenjangan tersebut dengan mengevaluasi kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui lima dimensi fiscal efektivitas, efisiensi, kemandirian fiskal, keserasian belanja, dan pertumbuhan menggunakan data Laporan Realisasi Anggaran (LRA) 2022–2024. Berdasarkan desain deskriptif-kuantitatif, temuan menunjukkan bahwa realisasi pendapatan secara konsisten melampaui target anggaran (>100%), menempatkan Kabupaten Cilacap dalam kategori sangat efektif. Namun demikian, belanja secara terus-menerus melampaui total pendapatan (rasio efisiensi >100%), mengindikasikan pengendalian pengeluaran yang belum optimal. Kemandirian fiskal tetap rendah (27–30%), mencerminkan ketergantungan tinggi pada dana transfer antar pemerintah seperti DAU dan DAK. Komposisi belanja didominasi oleh belanja operasi dibandingkan investasi modal, yang berpotensi membatasi kapasitas pembangunan jangka panjang. Hasil analisis pertumbuhan mengkonfirmasi tren pendapatan yang positif namun moderat. Studi ini berkontribusi sebagai bukti empiris atas tantangan struktural fiskal kabupaten di Indonesia dan menyediakan tolok ukur multi-rasio untuk evaluasi kebijakan.
Copyrights © 2026