Instalasi Pengolahan Air Limbah adalah sistem pengolahan air yang dilaksanakan secara terpusat dengan memiliki bangunan yang mengolah limbah cair rumah tangga yang dioperasikan secara kolektif dengan cara yang lebih aman melepaskannya ke lingkungan sesuai baku mutu lingkungan. Menjawab permasalahan yang ditemukan, tugas akhir ini bertujuan mengetahui efektivitas di kedua IPAL Komunal berdasarkan standar kriteria desain, Metode penelitian ini menggunakan SNI Nomor 8455 Tahun 2017. Dengan mengambil sampel air limbah di Inlet dan Outlet untuk pengujian dengan parameter BOD, yang diuji di LABKESDA Provinsi Kalimantan Timur. Hasil pengujian parameter BOD Inlet dan Outlet pada IPAL Komunal RT.10 Kel. Sungai Nangka didapatkan nilai inlet sebesar 85,36 mg/L dan nilai outlet sebesar 60,14 mg/L. Pada IPAL Komunal RT. 63 Kel. Muara Rapak didapatkan nilai inlet sebesar 83,42 mg/L dan nilai outlet sebesar 71,78 mg/L. Hasil nilai efektivitas di kedua IPAL, untuk nilai efektivitas IPAL Komunal RT.10 Kelurahan Sungai Nangka sebesar 29,54% dan nilai nilai efektivitas IPAL Komunal RT. 63 Kel. Muara Rapak sebesar 13,95%.
Copyrights © 2024