Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa implikasi signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk praktik dakwah Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran SIMDAK dalam mendukung transformasi dakwah Islam di era digital, sekaligus mengidentifikasi tantangan implementasinya. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) digunakan, dengan teknik analisis konten terhadap sumber-sumber ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang 2019–2024. Triangulasi sumber diterapkan untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMDAK berkontribusi signifikan dalam empat fungsi manajerial dakwah: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi berbasis digital. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada pengembangan kerangka konseptual integrasi SIMDAK dalam ekosistem dakwah digital yang belum diformulasikan secara komprehensif dalam literatur sebelumnya. Secara praktis, temuan ini memberikan panduan bagi lembaga dakwah dalam merancang sistem informasi yang responsif terhadap perubahan lanskap komunikasi Islam. Tantangan utama yang teridentifikasi mencakup kesenjangan literasi digital, infrastruktur teknologi yang tidak merata, dan kerawanan keamanan informasi. Implikasi akademis penelitian ini membuka agenda riset empiris lanjutan terkait efektivitas implementasi SIMDAK pada lembaga dakwah formal di Indonesia.
Copyrights © 2026