ak-anak di bawah 12 tahun adalah populasi berikutnya yang membutuhkan vaksin COVID-19 yang aman dan efisien. Dari survey awal yang sudah dilakukan di MI Darut Tauhid Pabeyan Tambakboyo ada sekitar 25 siswa yang belum dilakukan vaksinasi dosis 1 maupun dosis 2 dikarenakan orang tua dari siswa tersebut tidak memeperbolehkan untuk anaknya mendapatkan vaksinasi COVID-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan perilaku orang tua dalam menerima pemberian vaksinasi COVID-19 dikalangan anak usia 6-11 tahun di MI Darut Tauhid Pabeyan Tambakboyo. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, dengan jumlah populasi 236 orang tua siswa, besar sampel 148 orang tua dan teknik yang digunakan adalah simple random sampling. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan dan perilaku orang tua dalam menerima pemberian vaksinasi COVID-19 dikalangan anak usia 6-11 tahun, alat pengumpulan data berupa kuesioner, data yang sudah terkumpul diolah dan dianalisis menggunakan persentase dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah orang tua siswa memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 40%. Sedangkan hampir setengah dari orang tua siswa yang memiliki perilaku cukup sebanyak 43,2%. Serta hampir setengahnya berpengetahuan yang baik memiliki perilaku cukup sebanyak 29 orang atau 49%. Orang tua yang memiliki perilaku cukup memiliki alasan lain seperti masih belum percaya akan keamanan vaksin, takut efek samping yang terjadi pada anak setelah di vaksin, serta kepercayaan agama. Maka untuk itu perlunya promosi kesehatan seperti sosialisasi perlu dilakukan sebagai sarana untuk memberikan informasi terpercaya sebagai harapan tercapainya perilaku orag tua berubah menjadi lebih baik.
Copyrights © 2026