Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio abu sekam padi dan kalsium oksida (CaO) sebagai bahan aditif pada proses gasifikasi tempurung kelapa terhadap kualitas syngas dan energi listrik yang dihasilkan generator. Gasifikasi dilakukan menggunakan reaktor tipe updraft dengan enam variasi rasio katalis, yaitu 0:0, 100:0, 75:25, 50:50, 25:75, dan 0:100. Parameter yang diamati meliputi komposisi syngas (CH₄, CO, H₂, dan CO₂) yang diukur menggunakan gas analizer, serta energi listrik dan lama waktu nyala generator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan abu sekam padi dan CaO berpengaruh signifikan terhadap komposisi syngas dan kinerja generator. Peningkatan CaO cenderung meningkatkan kandungan H₂ dan CO melalui reaksi water-gas shift dan penyerapan CO₂, sedangkan abu sekam padi berperan dalam menstabilkan CH₄ melalui pemecahan tar. Rasio optimal diperoleh pada komposisi abu sekam padi:CaO sebesar 25:75, yang menghasilkan energi listrik tertinggi sebesar 1272,92 joule dan waktu nyala generator terlama. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi katalis berbasis limbah pertanian berpotensi meningkatkan kinerja sistem gasifikasi biomassa sebagai sumber energi terbarukan.
Copyrights © 2026