Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya

Identifikasi Kebencanaan Pesisir Akibat Aktivitas Pertambangan Pasir Laut

Mila s. Yage (Prodi D-IV Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya)
Wulandary (Prodi D-IV Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya)
Iwanti (Prodi D-IV Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya)
Tyara Pat (Prodi D-IV Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya)
Vivi Asliyah (Prodi D-IV Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya)
Fichemalasari (Prodi D-IV Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya)
Emylia Putri (Prodi D-IV Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya)
Noviati (Prodi D-IV Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan mengidentifikasi karakteristik kebencanaan pesisir akibat aktivitas pertambangan di Indonesia. Proses seleksi literatur menggunakan pendekatan PRISMA dengan kriteria inklusi berupa artikel ilmiah yang diterbitkan pada tahun 2014–2024, membahas kebencanaan pesisir dan aktivitas pertambangan di Indonesia, tersedia dalam teks lengkap, serta melalui proses peer-review. Sementara itu, kriteria eksklusi meliputi artikel yang tidak relevan dengan topik, publikasi duplikat, dan artikel yang tidak menyediakan data yang memadai. Hasil seleksi menghasilkan 9 artikel yang memenuhi kriteria. Analisis menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan, khususnya pertambangan pasir laut, berkontribusi terhadap peningkatan abrasi dan erosi pantai, perubahan morfologi pesisir, kerusakan ekosistem pesisir, serta meningkatkan kerentanan wilayah terhadap banjir rob dan intrusi air laut. Tingkat kerentanan juga dipengaruhi oleh faktor alam, kondisi sosial-ekonomi, dan kapasitas adaptasi masyarakat. Mitigasi bencana yang efektif memerlukan pendekatan terpadu melalui mitigasi struktural dan nonstruktural, penegakan regulasi pertambangan, pengelolaan wilayah pesisir berbasis risiko, serta partisipasi aktif masyarakat. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi perumusan kebijakan pengurangan risiko bencana pesisir yang berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jikmw

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya (JIKMW) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) universitas Mandala Waluya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya (JIKMW) terbit setiap 6 Bulan yaitu Juni dan Desember. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya ...