Mioma uteri merupakan tumor jinak yang tumbuh pada otot rahim (uterus) atau dikenal sebagai fibroid. Penanganan penyakit ini dimulai dengan observasi jika tidak bergejala, penggunaan obat-obatan hingga prosedur operatif seperti histerektomi. Histerektomi adalah prosedur operasi pengangkatan rahim baik sebagian atau seluruhnya untuk mengatasi kondisi medis seperti mioma uteri. Umumnya setelah tindakan ini pasien merasakan nyeri ringan hingga berat pada sayatan perut, panggul atau punggung. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menurunkan skala nyeri yaitu memberikan terapi pijat kaki (foot massage) yang terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri setelah histerektomia. Tujuan penelitian studi kasus ini yaitu untuk melaksanakan asuhan keperawatan terapi pijat kaki terhadap intensitas nyeri post histerektomi indikasi mioma uteri. Jenis penelitian ini yaitu studi kasus pada satu subjek Ny. S pasien post histerektomi indikasi mioma uteri. Pelaksanaan asuhan keperawatan dilakukan pada tanggal 5 s/d 8 Maret 2025 di ruang Arafah 3 Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Pemerintah Aceh. Instrumen penelitian yaitu lembar pengkajian menggunakan skala ukur nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Asuhan keperawatan terapi pijat kaki diberikan selama 4 hari, sebanyak 2 kali sehari pada waktu pagi dan siang dengan durasi waktu selama 15 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asuhan keperawatan pada Ny. S pasien post histerektomi indikasi mioma uteri sebelum terapi pijat kaki didapatkan skala nyeri yaitu 6 dan setelah terapi pijat kaki pada hari ke empat didapatkan skala nyeri yaitu 2. Kesimpulan penelitian yaitu asuhan keperawatan terapi pijat kaki dapat untuk menurunkan intensitas nyeri post histerektomi indikasi mioma uteri. Selain itu, penurunan nyeri juga dikarenakan adanya terapi farmakologis yaitu ketorolac.
Copyrights © 2026