Asam urat merupakan salah satu jenis rematik yang terjadi akibat peningkatan kadar asam urat dalam darah yang kemudian membentuk kristal monosodium urat dalam sendi. Kondisi ini menimbulkan nyeri hebat secara tiba-tiba pada area persendian. Selain nyeri, penderita juga mengalami pembengkakan, kemerahan, dan rasa panas pada sendi sehingga menyebabkan keterbatasan gerak dan kesulitan beraktivitas. Salah satu pencegahan yang dilakukan untuk menurunkan rasa nyeri tersebut yaitu terapi non farmakologis seperti kompres hangat air serai. Serai (Cymbopogon citratus) memiliki efek anti inflamasi dan analgesik sehingga dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan pada persendian. Tujuan penelitian yaitu untuk melaksanakan asuhan keperawatan komunitas pada lansia dengan penerapan kompres hangat air serai untuk menurunkan nyeri asam urat. Jenis penelitian ini yaitu studi kasus pada empat subjek lansia yaitu Ny. F, Ny. Y, Ny. J dan Ny. R penderita asam urat. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 s/d 14 Februari 2025 di Desa Ujong Blang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Asuhan keperawatan komunitas lansia yang diberikan yaitu penerapan kompres hangat air serai sehari sekali dengan durasi waktu 10-15 menit serta frekuensi pemberian sebanyak 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asuhan keperawatan komunitas pada lansia pada Ny. F, Ny. Y, Ny. J dan Ny. R penderita asam urat sebelum sebelum kompres hangat air serai didapatkan skala nyeri yaitu 6 dan setelah kompres hangat air serai pada hari kelima didapatkan skala nyeri yaitu 3. Kesimpulan penelitian yaitu asuhan keperawatan komunitas pada lansia dengan penerapan kompres hangat air serai efektif untuk menurunkan nyeri asam urat.
Copyrights © 2026