Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi ancaman kesehatan global dengan tren peningkatan kasus yang terus meluas. Upaya pencegahan secara mandiri sangat penting dilakukan oleh masyarakat untuk menekan populasi vektor nyamuk dan memutus rantai penularan di lingkungan. Namun, belum optimalnya tindakan pencegahan ini sering kali dipicu oleh kurang tepatnya persepsi serta rendahnya tingkat keyakinan diri di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi dan Self-efficacy dengan perilaku pencegahan DBD di Kelurahan Kenali Besar, Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 110 responden yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara persepsi dengan perilaku pencegahan (p<0,001; r=0,626) serta self-efficacy dengan perilaku pencegahan (p<0,001; r=0,671). Persepsi yang baik dan tingkat Self-efficacy yang tinggi terbukti menjadi faktor psikologis penting yang mendorong optimalnya perilaku masyarakat dalam melakukan tindakan pencegahan DBD.
Copyrights © 2026