Latar belakang: Penurunan keseimbangan dinamis pada lansia merupakan masalah umum akibat proses penuaan yang dapat meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kualitas hidup. Intervensi fisioterapi berupa latihan keseimbangan seperti Ergo Care Heel Raise Exercise (ECHRE) dan Square Stepping Exercise (SSE) telah terbukti efektif secara terpisah, namun perbandingan efektivitas keduanya masih belum banyak diteliti. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta perbedaan pengaruh antara ECHRE dan SSE terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan Pre-Test and Post-Test two group design. Sampel berjumlah 38 lansia yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok ECHRE dan kelompok SSE. Intervensi dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Pengukuran keseimbangan dinamis menggunakan Time Up and Go Test (TUGT). Analisis data menggunakan Paired Sample t-Test dan Independent Sample t-Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keseimbangan dinamis pada kedua kelompok. Pada kelompok ECHRE terjadi penurunan nilai TUGT dari 14,87 menjadi 12,43 (p = 0,000), sedangkan pada kelompok SSE dari 16,63 menjadi 12,92 (p = 0,000). Uji perbedaan menunjukkan nilai p = 0,027 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan pengaruh antara kedua intervensi, dengan SSE memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan ECHRE. Kesimpulan: Terdapat pengaruh ECHRE dan SSE terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia, serta terdapat perbedaan efektivitas di antara keduanya, di mana SSE lebih efektif dibandingkan ECHRE.
Copyrights © 2026