Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2 (2026)

Hubungan Peran Kader Kesehatan terhadap Kepatuhan Pasien dalam Menjalankan Pengobatan TBC

Anindita Miftahul Jannah Mamonto (Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS. DR. Soepraoen Kesdam V/BRW)
Maulana Arif Murtadho (Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS. DR. Soepraoen Kesdam V/BRW)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Keberhasilan pengobatan TBC sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam menjalani terapi Obat AntiTuberkulosis (OAT). Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepatuhan pasien adalah peran kader kesehatan melalui kegiatan edukasi, pendampingan, motivasi, dan pemantauan pengobatan. Namun, masih ditemukan pasien yang tidak patuh menjalani pengobatan sehingga berisiko mengalami kegagalan terapi dan resistensi obat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran kader kesehatan terhadap kepatuhan pasien dalam menjalankan pengobatan TBC di Puskesmas Modayag. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner peran kader kesehatan dan kepatuhan pengobatan TBC. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai peran kader kesehatan dalam kategori baik (55,0%) dan mayoritas pasien memiliki tingkat kepatuhan yang baik dalam menjalankan pengobatan TBC (70,0%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara peran kader kesehatan dengan kepatuhan pasien dalam menjalankan pengobatan TBC. Kesimpulan: Peran kader kesehatan berhubungan signifikan dengan kepatuhan pasien dalam menjalankan pengobatan TBC. Optimalisasi peran kader kesehatan melalui edukasi, pendampingan, dan pemantauan perlu ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan pengobatan TBC.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...