Pendahuluan: Risiko jatuh merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering terjadi pada lansia akibat penurunan fungsi muskuloskeletal, sensorik, dan kontrol postural. Kondisi tersebut dapat menyebabkan cedera, keterbatasan aktivitas, penurunan kualitas hidup, hingga peningkatan ketergantungan pada lansia. Multicomponent exercise merupakan intervensi fisioterapi yang mengombinasikan latihan kekuatan, keseimbangan, fleksibilitas, dan ketahanan kardiorespirasi yang diketahui efektif dalam meningkatkan kemampuan fungsional lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental. Sampel penelitian berjumlah 32 lansia yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing sebanyak 16 responden. Kelompok intervensi diberikan multicomponent exercise selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, sedangkan kelompok kontrol diberikan edukasi mengenai pencegahan risiko jatuh. Pengukuran dilakukan menggunakan Berg Balance Scale (BBS). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keseimbangan yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p-value = 0,000 (p<0,05). Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p-value = 0,000 (p<0,05). Simpulan: Multicomponent exercise berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keseimbangan dan penurunan risiko jatuh pada lansia. Kata Kunci: lansia, risiko jatuh, multicomponent exercise, keseimbangan, Berg Balance Scale.
Copyrights © 2026