Akses pendidikan berkualitas tanpa diskriminasi merupakan hak bagi seluruh peserta didik, termasuk siswa berkebutuhan khusus (ABK). Penelitian ini bertujuan untuk memetakan implementasi pembelajaran jasmani inklusif dan penerapan pendidikan jasmani adaptif di SMP Negeri 13 Banjarbaru. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari informan kunci (purposive sampling) lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan implementasi pendidikan jasmani inklusif berada pada kategori sangat sesuai dengan persentase akumulatif 80,83%. Secara spesifik, indikator metode mengajar meraih persentase tertinggi sebesar 84,83% (sangat sesuai), diikuti aspek evaluasi (83,45%), adaptasi materi (82,59%), dan penerapan pembelajaran (79,31%), sedangkan indikator kendala menjadi yang terendah dengan 73,97% (sesuai) akibat keterbatasan sarana prasarana serta minimnya guru pendamping. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum olahraga inklusif di sekolah tersebut telah berjalan sangat baik dalam mendorong partisipasi sosial ABK. Penelitian lanjutan disarankan untuk melakukan riset eksperimen pengembangan alat bantu olahraga lokal, studi komparatif wilayah, serta eksplorasi metode mengajar spesifik berdasarkan jenis disabilitas siswa.
Copyrights © 2026