Harga saham berperan penting dalam kegiatan investasi karena harga saham mencerminkan nilai, kinerja, dan prospek suatu perusahaan di mata pasar. Melalui analisis harga saham, investor dapat mengambil keputusan yang lebih rasional mengenai waktu yang tepat untuk membeli, menjual, atau menahan saham, sekaligus meminimalkan risiko kerugian. Harga saham membantu menilai kesehatan keuangan perusahaan, mengelola risiko portofolio, dan mencapai tujuan keuangan secara lebih terukur. Riset ini menguji kembali pengaruh total aset turnover dan debt to equity ratio terhadap harga saham pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 33 perusahaan dengan total 99 observasi selama periode penelitian. Data yang diolah telah melalui uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan program EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total aset turnover berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham, sementara itu, debt to equity ratio berpengaruh positif tidak signifikan terhadap harga saham.
Copyrights © 2026