Penuaan penduduk di Indonesia menyebabkan meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan pada masyarakat lanjut usia. Lansia merupakan kelompok rentan yang memiliki karakteristik khusus, seperti penurunan fungsi fisik, peningkatan penyakit kronis, serta ketergantungan pada dukungan sosial. Pemilihan fasilitas pelayanan kesehatan pada lansia tidak hanya didasarkan pada kebutuhan medis, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor individu, sosial, dan sistem pelayanan kesehatan. Namun, bukti ilmiah terkait faktor-faktor tersebut masih tersebar dan belum dirangkum secara sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain systematic review. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, Scopus, dan ScienceDirect untuk artikel yang dipublikasikan pada tahun 2021–2026. Proses seleksi artikel mengikuti pedoman PRISMA dengan kriteria inklusi berdasarkan kerangka PIO. Sebanyak 29 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dan disintesis secara naratif. Hasil systematic review menunjukkan bahwa pengambilan keputusan lansia dalam memilih fasilitas kesehatan dipengaruhi oleh faktor individu, sosial, dan fasilitas atau sistem pelayanan kesehatan. Faktor individu meliputi usia, tingkat pendidikan, kondisi kesehatan, pengalaman sebelumnya, dan persepsi terhadap penyakit. Faktor sosial mencakup dukungan keluarga, peran caregiver, dan kondisi sosial ekonomi. Faktor sistem pelayanan kesehatan meliputi aksesibilitas, biaya, kepemilikan asuransi, kualitas pelayanan, serta interaksi tenaga kesehatan. Pemilihan fasilitas pelayanan kesehatan pada lansia merupakan proses pengambilan keputusan yang kompleks dan multidimensional.
Copyrights © 2026