Menurut World Health Organization, ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan maupun minuman lain selama enam bulan pertama kehidupan bayi hingga anak berusia dua tahun atau lebih. Namun, masih banyak ibu yang belum memiliki pengetahuan yang baik mengenai manfaat dan pentingnya sehingga dapat memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Selindung Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Selindung Tahun 2025 yang berjumlah 592 orang. Sampel penelitian sebanyak 86 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi faktor pendidikan, faktor dukungan keluarga, faktor keterpaparan informasi, dan faktor psikologis, sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan ibu terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor pendidikan (p = 0,032), dukungan keluarga (p = 0,003), keterpaparan informasi (p = 0,000), dan faktor psikologis ibu (p = 0,01) dengan pengetahuan ibu terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Selindung Pangkalpinang Tahun 2025. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa faktor pendidikan, dukungan keluarga, keterpaparan informasi, dan faktor psikologis ibu berhubungan dengan pengetahuan ibu terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Selindung Tahun 2025.
Copyrights © 2026