Diabetes Meitus merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama Diabetes Meitus Tipe 2 atau Non Insulin Dependent Diabetes Melitus (NIDDM). Data Puskesmas Sungailiat menunjukkan peningkatan kasus NIDDM setiap tahun serta masih rendahnya kesadaran dan edukasi masyarakat terkait pencegahan dan pengendalian mealui perubahan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan meningkat nya kasus NIDDM di wilayah kerja Puskesmas Sungailiat tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seuruh pasien yang berkunjung dan terdata di Puskesmas Sungailiat, baik penderita maupun bukan penderita NIDDM. Sampe berjumlah 44 responden, terdiri dari 28 penderita NIDDM dan 16 bukan penderita, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabe dependen adalah NIDDM, sedangkan variabe independen meiputi gaya hidup tidak sehat, obesitas, riwayat keturunan, dan umur. Data dikumpulkan mealui wawancara menggunakan kuesioner dan peneusuran rekam medis. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Continuity Correction dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara gaya hidup tidak sehat dengan kejadian NIDDM (p = 0,042), umur (p = 0,033), dan riwayat keturunan (p = 0,015), sedangkan obesitas tidak menunjukkan hubungan signifikan (p = 0,09). Kesimpulannya, gaya hidup tidak sehat, obesitas, riwayat keuarga, dan usia secara signifikan berhubungan dengan kejadian Diabetes Meitus Non-Insulin Dependen.
Copyrights © 2026