Kemajuan pelayanan di Intensive Care Unit (ICU) telah meningkatkan angka kelangsungan hidup pasien kritis, namun menimbulkan masalah jangka panjang berupa Post Intensive Care Syndrome (PICS), terutama gangguan kognitif yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Prevalensi PICS pada pasien pasca ICU masih cukup tinggi dan meningkat seiring bertambahnya jumlah pasien kritis. Di RSUD Welas Asih, skrining PICS serta intervensi stimulasi kognitif belum dilakukan secara rutin sehingga risiko gangguan kognitif belum tertangani secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan penelitian mengenai terapi kognitif sebagai upaya untuk mengurangi insiden PICS pada pasien ICU. Untuk mengetahui Pengaruh Terapi Kognitif Terhadap Insiden Post Intensive Care Syndrome (PICS) Domain Kognitif Di Ruang ICU RSUD Welas Asih. menggunakan metode kuasi eksperimen dengan menggunakan kelompok kontrol. Pemberian terapi kognitif pada pasien ICU terbukti berpengaruh terhadap insiden Post Intensive Care Syndrome (PICS) domain kognitif dan menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah perlakuan diberikan. Terapi kognitif berpengaruh meningkatkan fungsi kognitif dan menurunkan insiden Post Intensive Care Syndrome (PICS) pada pasien ICU, serta menunjukkan perbedaan bermakna dibandingkan perawatan standar.
Copyrights © 2026