Hipertensi merupakan kondisi medis yang umum terjadi pada lansia akibat penurunan alami fungsi sistem kardiovaskular. Penanganan hipertensi lansia dapat dilakukan secara non-farmakologis, yaitu dengan terapi latihan isometric handgrip dan slow deep breathing. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi latihan isometric dengan alat handgrip adjustable dan relaksasi slow deep breathing terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif quasy eksperimen dengan pendekatan two group pretest-postest design melibatkan 42 responden yag dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 21 responden, dengan metode total sampling. Intervensi dilakukan pada kelompok intervensi dilakukan 5 hari berturut-turut, dengan durasi 3 menit terapi handgrip, dan 15 menit slow deep breathing, sedangkan pada kelompok kontrol hanya menjalani pengukuran tekanan darah tanpa menerima perlakuan. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi, kuisioner uji validitas, dan analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon Rank dan Mann Whitney pada SPPS 26. Hasil analisis bivariat Wilcoxon Rank pada kelompok intervensi p valuenya semua < 0,05, sedangkan pada kelompok kontrol p-value > 0,05 sedangkan hasil uji Mann Whitney pada terapi handgrip didapatkan p-value = 0,001 < 0,05, dan pada terapi slow deep breathing 0,037 < 0,05 sehingga terdapat penurunan signifikan tekanan darah sebelum dan setelah diberikan intervensi. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan terapi latihan isometric handgrip dan slow deep breathing terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.
Copyrights © 2026