Jurnal Kesehatan Tambusai
Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026

POTENSI CRYOTHERAPY DALAM WELLNESS TOURISM UNTUK MODULASI NYERI NON-FARMAKOLOGI : TINJAUAN LITERATUR

Dewa Ayu Aryantika Anggraeni (Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja)
Made Kurnia Widiastuti Giri (Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja)
yoman Ratih Widya Sari (Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja)
Putu Ayu Daneswari Dewi (Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja)
Kadek Listia Prasetya Dewi (Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja)
Ni Nyoman Ayu Trisna Anggarini (Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2026

Abstract

Nyeri merupakan perasaan emosional tidak menyenangkan yang terjadi akibat respon sistem saraf terhadap rangsangan yang dialami tubuh. Sensasi nyeri akan sering ditemukan pada pasien dengan gangguan sistem muskuloskeletal disertai dengan keluhan penurunan ruang gerak tubuh. Keluhan tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang untuk bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Modalitas cryoteraphy tersebut sejalan dengan salah satu pendekatan kesehatan yakni wellness. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisata kebugaran, maka layanan untuk bisa mengintervensi nyeri semakin dibutuhkan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi cryotherapy sebagai terapi komplementer pada layanan wellness tourism dalam memodulasi nyeri secara non-farmakologi. Penelitian ini berupa studi literatur riview yang menggunakan PRISMA sebagai landasan. Pencarian literatur dilakukan melalui dua sumber data digital yang ada, yakni Google Scholar dan Pubmed. Kata kunci yang digunakan yakni (cryotherapy OR “cold therapy” OR “whole body cryotherapy”) AND (pain OR “musculoskeletal pain” OR “chronic pain”) AND (rehabilitation OR recovery OR therapy OR wellness). Delapan artikel ilmiah yang dikaji membuktikan efektivitas cryotherapy dalam menurunkan sensasi nyeri secara signifikan dan mengurangi penggunaan obat analgesik pasca-intervensi. Penggunaan cryotherapy secara signifikan dapat mempercepat modulasi sensasi nyeri pada pasien dengan gangguan muskuloskeletal. Efek pemulihan tersebut membuka peluang pengintegrasian dengan wellness tourism yang baru terfokuskan pada pemulihan mental dan spiritual. Namun, sebelum diintegrasikan langsung, diperlukan penelitian lebih lanjut yang berfokus kepada individualisasi protokol suhu agar sesuai dengan profil masing-masing wisatawan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkt

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal ...