Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sering disebut sebagai silent killer karena dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan kerusakan ginjal. Pengobatan hipertensi umumnya melibatkan penggunaan beberapa obat, terutama pada pasien dengan komorbid, sehingga meningkatkan risiko interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat antihipertensi dan interaksi obat pada pasien rawat jalan di RSU William Booth Semarang periode Juli–September 2025. Penelitian dilakukan secara observasional deskriptif retrospektif menggunakan data rekam medis 209 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien hipertensi terbanyak berusia >65 tahun (37,32%) dan berjenis kelamin perempuan (73,68%). Polifarmasi ditemukan pada 81,82% pasien, dengan obat yang paling banyak digunakan adalah amlodipine dari golongan Calcium Channel Blocker (18,52%). Kombinasi terapi yang paling sering digunakan yaitu CCB + ARB + diuretik (18,21%). Interaksi obat yang ditemukan terdiri atas tingkat keparahan mayor (11,39%), minor (27,52%), dan moderate (61,09%).
Copyrights © 2026