Antenatal Care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil, sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberian ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar. Pemanfaatan pelayanan ANC oleh ibu hamil dapat dipantau melalui cakupan pelayanan K1 dan K4. Data Dinas Kesehatan Kota Palu tahun 2017 di Puskesmas Tawaeli cakupan kunjungan ibu hamil K1 dan K4 terendah sebanyak 87% dan 79,4%. Rendahnya pemanfaatan pelayanan ANC dipengaruhi beberapa faktor seperti pendidikan, pengetahuan, fasilitas kesehatan, dukungan suami, peran petugas kesehatan dan kondisi ibu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan ANC di Puskesmas Tawaeli Kota Palu. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan potong lintang (Cross-sectional). Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tawaeli berjumlah 312 orang. Sampel berjumlah 76 orang diambil secara Stratified Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan uji Chi-Square ada hubungan antara fasilitas kesehatan (p = 0,016), peran petugas kesehatan (p = 0,009) dan kondisi ibu (p = 0,005) dengan pemanfaatan pelayanan ANC. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya cakupan kunjungan K1 dan K4 di Puskesmas Tawaeli disebabkan oleh interaksi antara fasilitas kesehatan, peran petugas kesehatan, dan kondisi ibu, yang semuanya berhubungan signifikan dengan pemanfaatan pelayanan Antenatal Care (ANC).
Copyrights © 2026