Antrian dalam pelayanan kesehatan masih menjadi permasalahan utama yang sering menghambat efektivitas proses pendaftaran pasien rawat jalan di rumah sakit. Kondisi ini juga terjadi di RSAU dr. M. Munir Malang, di mana tingginya jumlah kunjungan pasien belum diimbangi dengan sistem pelayanan pendaftaran yang optimal. Penggunaan satu loket pendaftaran menyebabkan terjadinya penumpukan pasien, meningkatnya waktu tunggu, serta menurunnya efisiensi kerja petugas. Selain itu, rendahnya pemahaman pasien mengenai alur pendaftaran online dan offline turut memperlambat proses pelayanan administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan alur pendaftaran pasien rawat jalan melalui penerapan dua loket pendaftaran dan sosialisasi alur pelayanan kepada pasien di RSAU dr. M. Munir Malang. Metode yang digunakan adalah kegiatan observasional deskriptif dengan pendekatan sosialisasi menggunakan media poster alur pendaftaran online dan offline. Kegiatan dilaksanakan di dr. M. Munir Malang dengan sasaran pasien rawat jalan dan petugas pendaftaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan dua loket mampu membantu pembagian beban pelayanan sehingga proses registrasi menjadi lebih cepat dan terorganisir. Sosialisasi alur pendaftaran juga meningkatkan pemahaman pasien terkait prosedur administrasi sehingga pasien lebih siap dalam memenuhi persyaratan pelayanan. Dengan demikian, optimalisasi alur pendaftaran melalui penerapan dua loket dan edukasi pasien terbukti dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, mengurangi waktu tunggu, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Copyrights © 2026