Arthritis adalah kondisi peradangan akut atau kronis pada satu atau lebih sendi yang sering terjadi pada lansia. Kondisi ini menyebabkan nyeri persisten yang dalam perspektif keperawatan disebut nyeri kronis. Nyeri kronis pada lansia mempengaruhi seluruh aspek kehidupan hingga penurunan kualitas hidup lansia. Manajemen nyeri arthritis pada lansia dapat dilakukan dengan farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu manajemen nyeri nonfarmakologis yaitu pemberian kombinasi kompres jahe merah hangat dan relaksasi napas dalam dengan teknik 4-7-8. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi kompres jahe merah hangat dan teknik relaksasi napas dalam 4-7-8 pada nyeri arthritis lansia di wilayah kerja Puskesmas Kasihan II, Bantul. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif studi kasus. Pengambilan data dilakukan sebelum dan sesudah intervensi dengan pengukuran skala nyeri menggunakan instrument Numeric Rating Scale (NRS). Responden pada penelitian ini berjumlah tiga klien dengan keluhan arthritis yang dilakukan intervensi menggunakan kompres jahe merah hangat dan relaksasi napas dalam 4-7-8 yang dilakukan selama tiga hari. Intervensi dilakukan pada tanggal 26-28 Desember 2025. Hasil menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi selama tiga hari, tingkat nyeri responden mengalami penurunan secara signifikan. Pada Klien 1, rata-rata tingkat nyeri sebelum intervensi adalah 4,67 menjadi 3,00. Pada Klien 2, dari rata-rata 5,00 menjadi 3,00 dan Klien 3 dari 4,00 menjadi 2,67. Kombinasi kompres jahe merah hangat dan teknik relaksasi napas dalam 4-7-8 dapat menurunkan nyeri pada lansia dengan arthritis. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pendukung dalam pengelolaan nyeri kronis pada lansia serta mendorong praktik keperawatan berbasis intervensi nonfarmakologis di tingkat komunitas. Kata kunci: Arthritis, Jahe Merah, Lansia, Nyeri Kronis, Relaksasi
Copyrights © 2026