Lanjut usia (lansia) merupakan kelompok yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik, khususnya gangguan keseimbangan yang dapat meningkatkan risiko jatuh. Kejadian jatuh pada lansia dapat menyebabkan cedera fisik, penurunan kemandirian, serta menurunnya kualitas hidup. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan yang tepat untuk mencegah risiko tersebut, salah satunya melalui latihan keseimbangan (balance exercise). Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan gerontik dengan latihan keseimbangan dalam upaya pencegahan risiko jatuh pada lansia di Seksi Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Padu Wau Maumere UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Kupang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi pada dua orang lansia. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa kedua klien memiliki gangguan keseimbangan, riwayat jatuh, serta keterbatasan dalam aktivitas sehari-hari. Intervensi yang diberikan berupa latihan keseimbangan yang dilakukan secara teratur sesuai prosedur. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan keseimbangan, kekuatan otot, serta penurunan risiko jatuh pada kedua klien. Penerapan latihan keseimbangan terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam meningkatkan stabilitas tubuh dan mencegah risiko jatuh pada lansia.
Copyrights © 2026