Puskesmas sebagai garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam menyediakan layanan rawat jalan yang berkualitas sesuai dengan harapan masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kendala, seperti lamanya waktu tunggu, keterbatasan sarana dan prasarana, alur pelayanan yang belum efisien, serta interaksi antara tenaga kesehatan dan pasien yang belum optimal. Kondisi tersebut dapat memengaruhi persepsi pasien terhadap mutu layanan dan berdampak pada tingkat kepuasan yang dirasakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara manajemen pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode systematic literature review. Data diperoleh dari artikel ilmiah yang diakses melalui Google Scholar, Portal Garuda, dan Semantic Scholar dengan rentang publikasi tahun 2022–2026. Seleksi literatur dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA, dari 250 artikel yang diidentifikasi menjadi 35 artikel yang diseleksi, hingga diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antarvariabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepuasan pasien dipengaruhi oleh berbagai dimensi pelayanan, meliputi aksesibilitas, kenyamanan, kelancaran proses pelayanan, kelengkapan fasilitas, komunikasi tenaga kesehatan, serta ketepatan waktu pelayanan. Dimensi-dimensi tersebut mencerminkan efektivitas manajemen pelayanan kesehatan yang diterapkan. Kesimpulannya, manajemen pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam menentukan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas, sehingga diperlukan upaya peningkatan kualitas manajemen pelayanan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026