Beban kerja berlebihan merupakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi tenaga kesehatan dan berpotensi memengaruhi kinerja serta mutu pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja berlebihan terhadap kinerja dan mutu pelayanan tenaga kesehatan melalui pendekatan Systematic literature review (SLR). Metode yang digunakan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Data diperoleh dari tiga database ilmiah, yaitu Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect, dengan rentang publikasi tahun 2021–2026. Kata kunci yang digunakan meliputi workload, healthcare worker performance, dan quality of healthcare services. Berdasarkan proses seleksi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 15 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa beban kerja berlebihan memiliki hubungan yang signifikan dengan penurunan kinerja tenaga kesehatan, yang ditandai dengan menurunnya produktivitas, ketelitian, serta efektivitas dalam memberikan pelayanan. Selain itu, beban kerja yang tinggi juga berdampak pada meningkatnya kelelahan kerja (fatigue), stres, dan burnout, yang pada akhirnya memengaruhi kualitas interaksi tenaga kesehatan dengan pasien. Dampak lainnya adalah penurunan mutu pelayanan kesehatan, termasuk meningkatnya risiko kesalahan medis dan menurunnya tingkat kepuasan pasien. Faktor-faktor seperti keterbatasan sumber daya manusia, tingginya jumlah pasien, serta tuntutan administratif menjadi penyebab utama tingginya beban kerja tenaga kesehatan. Kesimpulannya, beban kerja berlebihan berpengaruh negatif terhadap kinerja dan mutu pelayanan tenaga kesehatan.
Copyrights © 2026