Operasi merupakan tindakan medis invasif yang dilakukan untuk tujuan diagnostik maupun terapeutik melalui prosedur pembedahan. Salah satu komplikasi yang sering muncul setelah tindakan operasi adalah post operative nausea and vomiting (PONV), terutama pada pasien pasca appendiktomi. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan, menghambat mobilisasi dini, memperpanjang masa rawat, serta meningkatkan risiko dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit. Pendekatan nonfarmakologis seperti hand massage dan aromaterapi peppermint menjadi alternatif intervensi keperawatan yang dinilai aman, murah, dan minim efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan asuhan keperawatan melalui intervensi hand massage dengan aromaterapi peppermint dalam menurunkan nausea pada pasien post operasi appendiktomi di Ruang Dahlia RSUD dr. T.C. Hillers Maumere. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari dua pasien post operasi appendiktomi yang mengalami nausea. Intervensi diberikan selama tiga hari dengan durasi 5–10 menit setiap tindakan menggunakan teknik pijat tangan dan inhalasi aromaterapi peppermint. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nausea pada kedua pasien setelah dilakukan intervensi selama tiga hari. Pasien menyatakan rasa mual berkurang, tubuh lebih rileks, dan nafsu makan mulai meningkat. Intervensi hand massage dengan aromaterapi peppermint dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam asuhan keperawatan pasien post operasi appendiktomi.
Copyrights © 2026