Sektor kesehatan, khususnya rumah sakit, menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan sumber daya manusia, seperti tingginya stres kerja, burnout, serta penurunan kinerja tenaga kesehatan. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi pengembangan SDM yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satu pendekatan yang banyak diterapkan adalah coaching, karena dinilai mampu meningkatkan motivasi, kompetensi, dan kinerja tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh coaching terhadap kinerja tenaga kesehatan serta kualitas pelayanan di rumah sakit. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data dari Google Scholar dan PubMed. Penelusuran artikel dilakukan menggunakan kombinasi kata kunci dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan bantuan operator Boolean, terbatas pada publikasi tahun 2021–2026. Proses seleksi mengikuti alur PRISMA melalui tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan penetapan artikel akhir. Hasil pencarian menunjukkan 70.733 artikel teridentifikasi, yang kemudian disaring hingga diperoleh 9 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil telaah menunjukkan bahwa coaching berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja tenaga kesehatan, khususnya perawat dan supervisor rumah sakit, serta meningkatkan motivasi kerja, komunikasi, kepemimpinan, keterampilan klinis, efektivitas kerja tim, dan kesejahteraan psikologis. Dengan demikian, coaching dapat dipandang sebagai strategi pengembangan SDM yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Copyrights © 2026